Seminar sehari : "Sustainable solution for Pest management in oil palm plantation base on RSPO/ISPO Criteria"

Bayer Indonesia- Environmental Science menggelar rangkaian acara dengan Tema "Sustainable solution for Pest management in oil palm plantation base on RSPO/ISPO Criteria".Topik utama mengenai pengendalian hama tikus dan pengendalian gulma pada perkebunan kelapa sawit di Indonesia.

PT Bayer Indonesia- Environmental Science menggelar rangkaian acara dengan Tema "Sustainable solution for Pest management in oil palm plantation base on RSPO/ISPO Criteria". Bertempat di Hotel Swissbell Palangkaraya yang dihadiri oleh sekitar 54 undangan dari berbagai instansi perkebunan kelapa sawit yang ada di Kalimantan dan sekitarnya.
Rangkaian acara ini merupakan kolaborasi antara Bayer Cropscience dan Bayer Environmental Science.
Bayer Cropscience fokus pada solusi management gulma sedangkan Bayer Environmental Science fokus pada solusi rodent management.
Seminar dibagi menjadi dua sesi. Pada sesi pertama Bayer Environmental Science mengundang DR. Swastiko Priyambodo M.si dari IPB (Institut pertanian Bogor) selaku pakar tikus Indonesia.
Sedangkan pada sesi kedua Bayer Cropscience mengundang Prof Edison Purba Ph.D selaku pakar gulma dari USU (Universitas Sumatera Utara).

Pengelolaan resitansi pada rodent control menjadi topik hangat pada sesi diskusi sehingga banyak peserta undangan yang semangat dalam mengajukan pertanyaan. Hal ini juga berlaku ketika sesi kedua di mana topik resistansi gulma menjadi topik yang menarik bagi pelaku bisnis perkebunan kelapa sawit.

 

PT bayer Indonesia memiliki solusi untuk pengendaliaan hama tikus pada perkebunan kelapa sawit, yaitu Racumin Waxblock, dengan formulasi block, bahan aktif kumatetralil generasi pertama, mengandung bahan-bahan yang sangat disukai oleh tikus dan yang paling penting adalah tidak menimbulkan secondary poisoning yang disyaratkan oleh RSPO maupun ISPO.